Saturday, August 21, 2010

Gagal Bunuh Diri Meski Perut Terlanjur Robek


www.AstroDigi.com

VIVAnews.com | Selasa, 2 Februari 2010 | Rumah Sakit Sanglah hari ini saja merawat dua pemuda yang gagal bunuh diri.
Dua warga Bali menjalani perawatan di Rumah Sakit Sanglah karena mencoba bunuh diri, Selasa, 2 Februari 2010.

Satu warga bernama Kadek Sudana (31) asal Karangasem dirawat di Medical Surgical (MS) dan I Wayan Gede Sutamayasa (19) asal Tabanan dirawat di ruang Lely.

Sudana yang beralamat asal di Dusun Pande Sari, Desa Bebandem, Karangasem ini ditemukan dalam keadaan luka parah di bagian perut setelah melakukan aksi bunuh diri dengan cara menusuk diri menggunakan pisau.

Sementara Sutamayasa warga Banjar Kelembang, Desa Rejasa, Penebel, Tabanan mencoba mengakhiri hidupnya dengan minum bensin.

Masih belum diketahui latar belakangnya kenapa kedua orang itu melakukan aksi nekat bunuh diri. "Saya nggak tahu kenapa adik saya sampai nekat seperti itu karena dia tinggal di Denpasar. Berita ini saya dapatkan dari salah seorang temannya yang mengantar," kata kerabat dari Sudana.

Dihubungi terpisah, Kepala Instalasi Rawat Darurat (IRD) RS Sanglah, dr Kuning Atmadjaya SpB menjelaskan Sudana mengalami dua luka tusuk yang merobek ulu hati dengan lebar lima sentimeter dan perut kanan bawah. "Sudah dilakukan tindakan operasi dan sampai sekarang kondisinya stabil," jelas dr Kuning.

Tingkat bunuh diri di Bali, terutama di wilayah Karangasem memang sangat tinggi. Lebih dari 100 orang setiap tahunnya mati bunuh diri.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...