Inilah.com | Senin, 2 Des 2013 | Penyadapan yang dilakukan oleh intelijen Australia kini berubah menjadi isu politik di dalam negeri. Sebab, secara beruntun terungkap kebobrokan intelijen Australia.
Partai Hijau meminta pemerintah membuka kepada publik mengenai apa yang sebetulnya terjadi pada intelijen Australia. Partai Hijau menuntut jawaban dari pemerintah segera.
Setelah diguncang skandal penyadapan terhadap Indonesia, belum lama ini dokumen yang dibocorkan oleh Edward Snowden juga mengungkap sisi gelap lain intelijen Australila. Yakni, Australia menawarkan hasil penyadapannya ke negara-negara lain yang termasuk dari kelompok lima mata (five eyes).
Kelompok lima mata adalah lima negara yang melakukan kerjasama penyadapan negara lain. Yakni, AS, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Antara lain informasi mengenai medis, hukum, dan keagamaan. Selain itu ditawarkan pula metadata dalam jumlah banyak yang belum disortir.